Prokes Dipertegas, Pergelaran Ketoprak Mataram Cerita “Kedhasih” Jadi Pentas

Jakarta (21/6/2021) kaperda.jogjaprov.go.id – Badan Penghubung Daerah DIY menampilkan Pergelaran Ketoprak Mataram Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta TMII pada Minggu (20/6/2021) di Pendopo Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta dengan bintang tamu dari Yogyakarta yakni Marwoto Kewer, Bagong Sutrisno, Ari Purnomo dan Ahmad Dipoyono.

Sepekan terakhir ini, kasus penularan Covid-19 menunjukkan kenaikan yang siginifikan. Pergelaran Ketoprak Mataram yang sudah dijadwalkan pentas pun hampir tidak jadi digelar mengingat meningkatnya penularan Covid-19. Namun, penegakan protokol kesehatan menjadi kunci pergelaran ini dipentaskan.

“Protokol kesehatan tetap kita terapkan karena sekarang Covid sedang merebak sekali. Kemarin kami dan teman-teman diskusi cukup panjang apakah kita gelar atau tidak, di dalam situasi yang sangat mencekam Covid-19 yang sekarang sangat menanjak jumlahnya, baik klaster keluarga maupun klaster perkantoran. Kemudian akhirnya kita simpulkan dan kita sepakati bahwa ketoprak tetap digelar dengan prokes yang sangat sangat ketat,” tegas Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, SIP menyampaikan pentingnya protokol kesehatan saat pergelaran berlangsung.

Nugrohoningsih, SIP juga menyampaikan kepada pecinta ketoprak bahwa Pergelaran Ketoprak Mataram ini dapat dilihat juga dalam channel YouTube Badan Penghubung Daerah DIY dengan siaran tunda.

“Pentas ketoprak sudah hampir 3 – 4 bulan tidak kita laksanakan sehingga sudah sangat ditunggu-tunggu oleh pencinta ketoprak yang memang di ibukota tidak banyak. Kami haturkan juga kepada Bapak Ibu semuanya bahwa acara ketoprak ini nanti akan disiarkan secara tunda di YouTube Banhubda DIY dan saya mohon untuk di subscribe dan like-nya biar kami tambah semangat dalam menyiapkan seni dan budaya Jogjakarta,” tambahnya.

Pergelaran yang dihelat oleh peserta Diklat Karawitan dan Ketoprak Anjungan DIY ini mengangkat cerita “Kedhasih”.

Kisah ini menceritakan cinta segitiga antara Aryo Pustopo, Kedhasih yang merupakan istri dari Aryo Pustopo dan Putri Asmarawati sebagai istri baru Aryo Pustopo. Hadirnya orang ketiga dalam rumah tangga Aryo Pustopo dan Kedhasih menjadikan rumah tangga mereka rusak dan hancur. Kisah percintaan Aryo Pustopo dengan Putri Asmarawati pun tidak lama terjalin karena Putri Asmarawati segera tersadarkan kalau Aryo Pustopo sudah pernah beristri dan memiliki anak. Putri Asmarawati pun meminta Aryo Pustopo untuk segera mencari istri lamanya yakni Kedhasih dan anak tertuanya. Akhir cerita Aryo Pustopo menyesali perbuatannya dan penyesalannya pun tiada berarti. Cerita selengkapnya dapat diakses di channel YouTube Badan Penghubung Daerah DIY.