Peran Banhubda DIY Menjaga Eksistensi Kebudayaan Jogja

Jakarta (9/6/2021) kaperda.jogjaprov.go.id – Badan Penghubung Daerah DIY menerima rombongan Sekretariat DPRD DIY dan Wartawan Unit DPRD DIY dalam acara Press Tour Wartawan Unit DPRD ke TMII Jakarta yang bertajuk Peran Badan Penghubung Daerah dalam Promosi Kebudayaan DIY pada Senin (7/6/2021) di Pendopo Anjungan DIY TMII Jakarta.

Sekitar 50 peserta hadir yang terdiri dari Sekretariat DPRD DIY, Pimpinan serta Anggota Komisi A DPRD DIY dan rekan-rekan wartawan dari berbagai media seperti Portal Indonesia, Suara Merdeka, krjogja.com, inews.com, Jogja TV, Harian Jogja, RBTV, Koran Bernas, Elshinta, Jurnal Jogja, Media Indonesia, Koran Merapi, gatra.com, KRI, KR, suara.com, Tribun Jogja dan TVRI Jogja.

Pandemi Covid-19 memberikan dampak pada minimnya kegiatan Anjungan Propinsi yang ada di Taman Mini Indonesia Indah. Namun, Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta dapat mempertahankan eksistensinya melalui kegiatan kebudayaan seperti karawitan.

“Dalam seminggu kita (Anjungan DIY) ramai tidak sepi seperti kuburan karena banyak sekali yang ada di Taman Mini tidak ada kegiatan (anjungan daerah) karena tidak ada dana dari Pemdanya. Tapi kita termasuk salah satu yang paling sering berkegiatan. Kemudian kita juga ada tradisi ekspresi seni seperti karawitan yang live di RRI. Namun karena pandemi, diganti dengan live di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Soekarno Hatta. Kita juga ada malam Sukrokasih setiap malam Kamis Pahing dengan kegiatan gamelan dari tim Diklat Karawitan,” kata Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, SIP dalam sambutannya.

Pentas Tari, Bregada Prajurit Kraton dan Pentas Campursari juga ikut meramaikan kegiatan kebudayaan DIY yang bekerjasama dengan paguyuban-paguyuban masyarakat Yogyakarta.

“Untuk pentas tari anak-anak kami juga pentaskan baik di mall atau di Taman Mini ketika ada acara. Kami juga ada Upacara Bregada Prajurit itu upacara serah terima seperti di Kraton Pakualaman. Dan promosi budaya ini, insya Allah dapat tercapai. Kemudian kami juga menampilkan campursari yang bekerjasama dengan paguyuban-paguyuban seperti IKG, Warkaban, Pawarta, SMS dan Bakor PKP,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD DIY, Suharwanta, ST dalam sambutannya menyampaikan keadaan ekonomi DIY sangat ditopang oleh masyarakatnya yang berada di Jakarta.

“Peran Badan Penghubung Daerah dalam rangka menyebarluaskan informasi maupun promosi keberadaan Jogja di Jakarta sangat penting karena merupakan pilar penting ekonomi, pariwisata dan pendidikan kita. Artinya bahwa ekonomi DIY sangat ditopang oleh keberadaan masyarakat luar DIY yang berkunjung ke Jakarta. Bank Indonesia melakukan kajian di bulan April 2020, DIY kehilangan kontribusi perputaran ekonomi sebesar Rp 623 milyar akibat pulangnya mahasiswa pelajar DIY ke daerahnya, angka yang cukup signifikan bagi DIY,” kata Suharwanta.

Sinergi dan koordinasi antara Wartawan dan Badan Penghubung Daerah DIY dapat menjadi kerjasama yang baik dalam mengkampanyekan Jogja dan menarik animo masyarakat untuk berkunjung kesana.

“Perlu kiranya saat ini kita bersama-sama bersinergi demi kepentingan masyarakat DIY untuk kita menyebarluaskan informasi-informasi positif terkait dengan perkembangan-perkembangan Yogyakarta. Kemudian diharapkan nanti akan semakin banyak menimbulkan animo masyarakat luar Jogja untuk datang ke Jogja baik di sektor pendidikannya, pariwisatanya, maupun juga investasinya,” tambah Suharwanta penuh harap.

“Pertama itu saya kesini (TMII) tahun 1982 masih bagus, tapi begitu tadi masuk langsung banyak yang mangkrak. Tapi sampai di Jogja (anjungan) alhamdulillah, kita beri support untuk DIY dari penjelasan Ibu Banhubda tadi yang masih berlangsung kegiatan-kegiatannya, patut kita syukuri. Kepada teman-teman untuk mencari informasi, menggali informasi sebanyak-banyaknya. Cari informasi yang mangkrak boleh biar jadi semangat, biar jadi perhatian juga dari pemerintah pusat. Selain perhatian ini untuk Anjungan Yogyakarta, tapi juga untuk anjungan-anjungan lain,” tanggap Koordinator Wartawan Unit DPRD DIY, Santoso Suparman.

Acara diakhiri dengan jamuan makan siang kemudian istirahat sholat dan persiapan menuju Trans Studio Mall Cibubur untuk menghadiri Diaspora Yogyakarta Expo yang berlangsung pada tanggal 7 – 13 Juni 2021 mendatang.