Kemeriahan Penutupan Diaspora Yogyakarta Expo

Jakarta (14/6/2021) kaperda.jogjaprov.go.id – Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, SIP secara resmi menutup kegiatan Diaspora Yogyakarta Expo pada Minggu (13/6/2021) pukul 14.23 WIB di Trans Studio Mall Cibubur, Depok, Jawa Barat. Diaspora Yogyakarta yang berlangsung selama sepekan ini ditutup meriah dengan Pentas Campursari dari Paguyuban Ikatan Keluarga Gunung Kidul (IKG).

Drs. Eddy Sukirman M. M., selaku Ketua Paguyuban Ikatan Keluarga Gunung Kidul (IKG) yang mewakili UMKM peserta Diaspora Yogyakarta Expo menyampaikan ucapan terimakasih dan harapan kepada Badan Penghubung Daerah DIY yang telah memberikan kesempatan mengikuti pameran tersebut.

“Saya atas nama seluruh paguyuban menghaturkan banyak terimakasih kepada Ibu (Nugrohoningsih, SIP), dengan harapan semoga Banhubda tetap jaya, berkehidupan sehat dan bahagia selama-lamanya. Semoga di  lain kesempatan ada kegiatan seperti ini termasuk juga untuk para seniman campursari ini. Terimakasih bila mana ada kekurang-kekurangan kami mohon dibukakan pintu maaf sebesar-besarnya,” harap Eddy kepada Badan Penghubung Daerah DIY.

Pementasan Campursari Paguyuban Ikatan Keluarga Gunung Kidul (IKG) saat Penutupan Diaspora Yogyakarta Expo

Ucapan terimakasih dari berbagai pihak pun disampaikan Nugrohoningsih, SIP yang telah turut serta mensukseskan pameran tersebut.

“Saya matur terimakasih kepada Bapak Ibu semua yang ikut, manajemen Trans Studio menika yang telah memberikan kesempatan berpameran disini dan juga kepada teman-teman seniman campursari IKG yang luar biasa. Kami juga menghaturkan terimakasih kepada rekan-rekan saya Banhubda yang telah mendukung suksesnya acara ini tanpa teman-teman Banhubda kita tidak bisa seperti ini Bapak Ibu. Kami mohon maaf sekali atas keterbatasan-keterbatasan fasilitas kami kepada UMKM dan segenap paguyuban” ucapnya saat sambutan.

Pentingnya dukungan masyarakat diaspora Jogja di Jabodetabek dan dinas terkait dalam acara serupa di kemudian hari, dapat menjadi kemajuan bagi para pelaku UMKM.

“Semoga teman-teman UMKM tidak bosan untuk berpameran dan semoga bisa kami laksanakan minimal 1 tahun sekali. Dan kemarin dari Bappeda Jogjakarta juga sudah menghubungi dan berkunjung, mudah-mudahan kita mendapat dukungan. Apa yang menjadi bahan untuk kemajuan UMKM yang bisa kita dukung, kita bersedia untuk sharing, dan kita bisa maturkan ke Pak Gubernur Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Pak Sekda. Sambutan ini hanya seremonialnya dan nanti akan ditutup jam 10.00 malam,” tutupnya.

Diaspora masyarakat DIY di Jabodetabek turut meramaikan hari terakhir pameran UMKM tersebut. Antusias pengunjung menikmati makanan khas Jogja dan belanja produk kerajinan serta kesenian sembari menikmati musik campursari menjadi daya tarik sendiri di mall milik Chairul Tandjung ini. Terlihat pengunjung mengabadikan momen tersebut baik datang secara langsung di kawasan acara maupun dari lantai 2 hingga 4 mall.