Banhubda DIY Gelar Workshop Karawitan Internasional Tahun 2021

Jakarta (30/4/2021) kaperda.jogjaprov.go.id – Badan Penghubung Daerah DIY menggelar Workshop Karawitan Internasional dengan pergelaran Gamelan Jawa pada Minggu (25/4/2021) di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Pergelaran Gamelan Jawa dipentaskan oleh peserta Diklat Karawitan Komunitas Jepang Anjungan DIY TMII, Surya Laras Jepang.

Kepala Badan Penghubung Daerah DIY, Nugrohoningsih, SIP menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini meski masih dalam suasana pandemi Covid-19 serta berharap melalui hubungan baik antara komunitas Surya Laras Jepang dan Badan Penghubung Daerah DIY dapat menjalin kerjasama dibidang lain seperti ekonomi dan kebudayaan.

“Masih dalam suasana pandemi Covid ini ternyata komunitas Bapak Ibu dari Jepang yang tinggal di Indonesia sangat antusias untuk mengikuti Workshop Gamelan Jawa di Anjungan Daerah Istimewa Yogyakarta. Kami sangat bangga dan ucapkan terimakasih atas kehadirannya, spesial terimakasih kepada Ibu Nakano yang telah mempersatukan kami. Semoga dengan kita bertemu disini, dengan adanya komunitas ini di Anjungan Jogja, kita akan lebih banyak bekerjasama dibidang ekonomi, kebudayaan dll. Semoga Bapak Ibu sekalian juga mampir ke Yogyakarta untuk berwisata. Selamat menikmati pergelaran Gamelan Jawa dan semoga sehat selalu,” kata Nugrohoningsih dalam sambutannya.

Wakil Ketua Komisi A Bidang Pemerintahan DPRD Yogyakarta, Drs. H. Suwardi berharap melalui kolaborasi antara warga Jepang dan Indonesia dalam pementasan Gamelan Jawa dapat menjadi media mewujudkan ketertiban dunia dan menjalin kerjasama di berbagai bidang.

“Workshop Karawitan Internasional Surya Laras Jepang menjadi bagian yang sangat menarik bagi kami karena saudara-saudara kami dari Jepang ternyata tertarik dengan karawitan Jawa. Selain itu, sudah menjadi tegak bagi bangsa Indonesia bahwa mewujudkan ketertiban dunia menjadi kewajiban kami. Apalagi dalam kita membangun negara di Asia, antara Jepang dan Indonesia melalui berbagai budaya yang kita punya, semoga bisa berkolaborasi dan bisa menjadi media dalam kita membina dan melestarikan ketertiban dunia. Marilah kerjasama antara Jepang dan Indonesia semakin bisa kita tingkatkan, baik dalam bidang perekonomian, pendidikan, industri, kesehatan dll dalam upaya mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” harap Suwardi.

Pimpinan komunitas Surya Laras Jepang, Nakano Chiecko yang dalam sambutannya diterjemahkan oleh Pembawa Acara, Miura Yoshiyuki mengungkapkan kecintaannya telah mengenal budaya Jawa, khususnya gamelan.

“Saya datang ke Indonesia per September 2002 dan bisa berjumpa dengan gamelan Jawa. Saya merasa sangat bahagia, senang dan tenang dengan adanya pertemuan ini. Saya bisa menikmati budaya Jawa dan kebiasaan lainnya yang sangat berarti bagi saya. Karena saya merasa sangat senang, maka saya ingin membagikan kebahagiaan ini pada teman-teman. Maka, Surya Laras Jepang ini mulai dibentuk sejak tahun 2015 dan sedikit demi sedikit menambah anggotanya seperti sekarang ini,”

Selain itu, Nakano mengungkapkan keinginannya untuk membuat senang seluruh dunia melalui gamelan Jawa.

“Motto saya adalah membuat happy seluruh dunia dengan gamelan Jawa. Saya sangat senang sekali dan ingin membagikan kebahagiaan ini dan menularkannya ke seluruh dunia,” ungkap Nakano.

Acara diakhiri dengan foto dan buka puasa bersama yang penuh dengan suasana kehangatan dan keakraban. Tamu undangan dihadiri oleh DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, komunitas warga Jepang yang berada di Indonesia, diaspora masyarakat Jogja di Jabodetabek dan pengunjung Taman Mini Indonesia Indah.