Badan Penghubung Daerah DIY dan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Gelar Pelatihan Live Streaming

Jakarta (7/4/2021) kaperda.jogjaprov.go.id – Badan Penghubung Daerah DIY bekerjasama dengan Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika RI selenggarakan Pelatihan Live Streaming yang bertajuk “Pemanfaatan Platform YouTube, Zoom dan Instagram Sebagai Sarana Kegiatan Online Institusi Dalam Menghadapi Era Transformasi Digital” pada Selasa (6/4/2021) di Kantor Badan Penghubung Daerah DIY, Menteng, Jakarta Pusat.

Pelatihan dihadiri oleh perwakilan Badan Penghubung Daerah seluruh Indonesia dan diaspora masyarakat Jogja yang tergabung dalam paguyuban. Narasumber pelatihan didatangkan langsung dari Tim Live Streaming Biro Humas Kemkominfo yakni Adhi Sakti, S.E. dan Hadyan Bimo Putera, S.Tr.I.Kom.

Live streaming sebagai sarana penunjang aktivitas di tengah pandemi Covid-19 merupakan suatu terobosan masa kini dalam mengatasi pertemuan fisik.

“Kita tahu pandemi saat ini banyak aktivitas yang dibatasi. Pelatihan live streaming bisa jadi terobosan untuk membatasi pertemuan-pertemuan fisik yang dulu banyak kita laksanakan sebelum pandemi. Biasanya pertemuan datang ke lokasi acara, adanya live streaming sudah gak perlu lagi (datang ke lokasi),” kata Nugrohoningsih, SIP, Kepala Badan Penghubung Daerah DIY dalam sambutannya.

Materi pelatihan yang disampaikan oleh kedua narasumber mulai dari pengenalan alat dan fungsinya, membuat desain background webinar di aplikasi Zoom hingga simulasi dan rekomendasi alat dalam melaksanakan proses live streaming.

“Saya coba rangkum materi dasar sebelum kita ke ujung yaitu materi simulasi webinar supaya Bapak/Ibu bisa paham bagaimana cara menggunakan streaming yang baik. Kita mulai dari pengenalan apa itu kamera, kabel HDMI, video capture, video mixer, audio capture & mixer, jaringan, laptop dan aplikasi Zoom. Jadi Bapak/Ibu harus tahu dulu dasar ini semua karena ke depan akan saling berkaitan. Inti dari semua itu supaya bisa tersampaikan oleh Bapak/Ibu sekalian,” jelas Adhi dalam paparannya.

Selain itu, rekomendasi alat-alat penunjang standar live streaming juga menjadi penting dalam rangka pengadaan alat-alat tersebut untuk menunjang aktivitas pekerjaan.

“Kita gak perlu beli barang yang mahal-mahal, yang penting standar dan tahu fungsinya bagaimana. Kayak laptop kita (Kemkominfo) punya yang harga sekitar Rp 30 jutaan, tapi pakai laptop yang harganya dibawah itu juga bisa, asalkan sudah Core i7 dan harus generasi terbarunya. Kalau nggak akan sulit pas teknisnya dan kita sendiri yang nanti kerepotan,” kata Bimo saat simulasi webinar berlangsung.

Kementerian Komunikasi dan Informatika RI juga mengadakan pelatihan dan sertifikasi dibidang multimedia yang diperuntukkan untuk umum.

“Kominfo juga ada pelatihan dan sertifikasi multimedia kalau Bapak/Ibu mau dan itu gratis buat umum. Jadi Bapak/Ibu yang mau belajar android juga bisa ikut pelatihan dan sertifikasi di Kominfo, kita ada untuk pelatihan itu seperti Cisco dan CCNA,” tambah Adhi yang menjabat sebagai Penyusun Bahan Informasi Biro Humas Kemkominfo  RI.

Pasca acara, peserta pelatihan antusias dan berharap kepada Badan Penghubung Daerah DIY untuk intens menyelenggarakan kegiatan serupa.

“Alhamdulillah setuju banget ya ada pelatihan ini, kebetulan di kami juga belum ada pelatihan seperti ini. Cuma sayang atuh kurang waktunya ya, kurang lebih jelas. Tapi memang ini sangat bagus untuk mengedukasi kami, menambah ilmu pengetahuan. Ternyata memang gak sedikit juga ilmu yang kita perlu dan dana yang gak sedikit. Atas pengetahuan ini saya ucapkan terimakasih dan bagus banget untuk kelanjutannya mungkin bisa dilanjutkan lagi ya, yang belum sempat dijelaskan. Terimakasih sudah mengundang kami, kebetulan ini memang kami butuhkan ilmu-ilmu seperti ini. Mungkin ditunggu aja kalau ada pelatihan-pelatihan seperti ini,” kata Messa Seta Satria perwakilan Badan Penghubung Jawa Barat.

“Pelatihan seperti ini sangat kita butuhkan dan ini program yang bagus, karena apa, di IKG sendiri hari ini kita membangun sebuah sistem teknologi informasi untuk dalam rangka mendukung pengelolaan paguyuban itu sendiri. Harapan kami juga Banhubda semakin intens menseleraskan kegiatan-kegiatan dengan memaparkan teknologi informasi dan jika dimungkinkan kegiatan-kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan dan lebih spesifik lagi,” ucap Sastro Harjanto, Sekretaris Jenderal Paguyuban Ikatan Keluarga Gunungkidul (IKG).

Materi pelatihan live streaming dapat diunduh di link http://komin.fo/workshopstreaming